Terpilih Sebagai Presiden KAI Nasrullah Nawawi Siap Bangun Nilai Kejuangan dan Idealisme Advokat

  • Bagikan

Surabaya, KATAFAKTA.COM – Setelah berlangsung cukup alot dan penuh perdebatan, akhirnya Advokat Nasrullah Nawawi terpilih sebagai Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI) masa bhakti 2024-2029.

Penetapan Advokat Nasrullah Nawawi sebagai Presiden KAI ini diumumkan pada penutupan Kongres Nasional IV KAI yang diselenggarakan di Hotel Tunjungan, Surabaya, Jawa Timur, Kamis-Jumat 30-31 Mei 2024.

“Biar nanti saya bukan lagi nakhoda di KAI, tapi tetap jadi pemimpin KAI, tetap mendukung, tetap mensupport ke depan,” kata mantan Vice Presiden era Presiden KAI Erman Umar dan mantan Sekjen era Presiden KAI Tjoetjoe Sandjaja Hernanto ini.

Menurut Aprilia, organisasi KAI saat ini ada 3 faksi. Meskipun demikian, Aprilia mengajak untuk terus membangun nilai kejuangan, idealisme, jangan hanya kepentingan sesat dan kepentingan pribadi.

“Karena itu, saya mundur dari pencalonan Presiden KAI. Saya beri kesempatan kepada yang lain. Ayo kita bangun etika berorganisasi dan etika berprofesi,” kata Aprilia.

Sementara itu, Advokat Nasrullah Nawawi yang terpilih sebagai Presiden KAI masa bhakti 2024-2029, sebelumnya pernah menjabat Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) dan Vice President (VP) era Erman Umar.

Peserta Kongres Nasional sendiri diikuti dari unsur DPP, DPD dan DPC KAI seluruh Indonesia itu, kemudian mengajukan 11 nama balon dengan peroleh suara bervariasi pada putaran pertama.

Masing-masing Aprilia Supaliyanto (67 suara), Nasrullah Nawawi (90), Surya Wahyu Daniel (10), Lasdin (5), Ahmad Taufiq (13), Apriyadi Putra (1), Ilham (2), Ismet (1), Arman Suparman (2), Ridwan Saidi (4), Heytmen Jansen (1).

Selanjutnya dari ke-11 balon ini kemudian diambil 4 nama lagi untuk dilakukan pemungutan suara putaran kedua.

Mereka yang terbanyak perolehan suaranya pada putaran pertama adalah Aprilianto Supaliyanto (Vice Presiden), Nasrullah Nawawi (Vice Presiden) Ahmad Taufiq (DPD KAI Jatim) dan Surya Wahyu Daniel (DPD KAI Sumut).

Namun karena Aprilianto Supaliyanto mundur dari pencalonan, sedang Surya Wahyu Daniel (Ketua DPD KAI Sumatera Utara) terkendala syarat domisili, akhirnya tinggal dua nama yang maju jadi calon.

Kedua nama tersebut adalah Nasrullah Nawawi (Vice Presiden DPP KAI) dan Ahmad Taufik (Wakil Bendahara Umum DPD KAI Jawa Timur).

Pada perhitungan suara putaran kedua ini, Nasrullah Nawawi meraih 122 suara mengalahkan Ahmad Taufik yang hanya 22 suara. Sisa 7 suara dinyatakan tidak sah.

Dengan demikian Nasrullah Nawawi ditetapkan sebagai Presiden KAI masa bhakti 2024-2029. Nasrullah bersama tim formatur, kemudian diberi waktu untuk melengkapi kepengurusan. (red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *