Ketua KADIN DKI Jakarta Dukung Penanganan Stunting Dengan Berikan Santunan Yatim Piatu

  • Bagikan

Jakarta, Katafakta.com – Penanganan Stunting melalui intervensi gizi kepada anak menjadi salah satu kegiatan penting dalam menurunkan prevalensi stunting. Hal itu menjadi perhatian Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) DKI Jakarta Diana Dewi dalam menggelar santunan bagi 1.000 anak yatim piatu.

Diana Dewi mengatakan, anak yatim piatu memiliki akses yang terbatas terhadap gizi, sehingga rentan mengalami stunting. Karena itu, ia menggelar santunan untuk memenuhi kebutuhan tersebut di Grand Ballroom Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

“Jangankan dari sisi materi, dari sisi kasih sayang pun anak yatim piatu sangat minim akan rasa kasih sayang. Untuk itu bantuan bagi mereka tidak hanya datang dari PT Suri Nusantara Jaya (SNJ), tetapi bantuan juga diharapkan datang dari perusahaan-perusahaan milik pengusaha lainnya,” ungkap Diana Dewi, Minggu (13/8/2023) dilokasi acara.

Santunan tersebut diberikan kepada anak Yatim Piatu dari sejumlah panti asuhan dan yayasan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Bagi Diana Dewi persoalan stunting dan anak yatim piatu memiliki korelasi yang sangat erat mengingat tidak adanya orang tua yang bisa menjamin kebutuhan gizi si anak. Untuk itu dalam memerangi stunting, Diana Dewi akan membuat gerakan aksi untuk memerangi stunting.

“Rencananya yayasan yang akan dibuat untuk memerangi stunting tidak hanya konsentrasi di Jakarta tetapi juga di wilayah terdekat diluar Jakarta. Gerakan ini tidak hanya memerangi stunting tetapi lebih kepada melakukan pencegahan stunting,” ujar Diana Dewi.

Diana Dewi berharap, bantuan itu selain bisa membantu memenuhi kebutuhan anak yatim piatu, juga meringankan beban negara dalam pemenuhan hak fakir miskin dan anak-anak terlantar.

“Semenjak PT SNJ berdiri dan terus membesar hingga saat ini, kami selalu menggelar santunan pada tanggal 10 muharram sekaligus memperingati tahun baru islam. Setiap tahun selalu ada peningkatan santunan dan jika kondisi perusahaan terus membaik, kami akan terus berbagi lebih besar lagi,” jelas Diana Dewi.

 

Penulis: RedEditor: Redaksi
  • Bagikan