Resepsi Anak Anggota DPRD di Jagakarsa Mulai Pagi hingga Jam 12 Malam

katafakta.com Sebarkan Fakta Cerdaskan bangsa 02/12/2022 2 Desember 2022 https://katafakta.com
5 / 100

Jakarta (KATAFAKTA) – Anggota DPRD DKI Jakarta, Purwanto akan menggelar resepsi pernikahan anaknya di Amphiteather, Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (16/7/2022).

Seiring acara itu, Camat Jagakarsa Susanto mengeluarkan surat edaran yang mengimbau warga untuk tidak melintas Jalan Moch Kahfi II atau di depan Setu Babakan.

Dalam surat edaran, acara resepsi pernikahan digelar mulai pukul 08.00 sampai 24.00 WIB.

“Mengimbau kepada ketua RW, ketua RT, LMK, FKDM, serta warga masyarakat di kelurahan saudara untuk sementara waktu tidak melintasi Jl Moch Kahfi II/Depan Setu Babakan, mengingat jalan tersebut sangat padat pada saat pelaksanaan acara,” demikian bunyi surat edaran tersebut, sebagaimana dikutip Rabu (13/7/2022).

Susanto mengatakan pihaknya meminta warga untuk menggunakan jalur alternatif apabila ingin berkegiatan di sekitar Setu Babakan.

Ia menegaskan imbauan itu sifatnya bukan menutup jalan. Susanto menyebut, yang berwenang menutup jalan itu pihak Dinas Perhubungan, bukan dirinya.

“Saya mengingatkan, kalau nantinya perihal ada penutupan jalan dan lain-lain, itu bukan kewenangan saya sebagai camat, itu kewenangannya ada di Dishub dan Kepolisian,” katanya.

Sementara itu, Purwanto mengatakan Susanto selaku camat memberikan informasi terlebih dulu kepada warga. Ia juga menegaskan tidak ada penutupan jalan selama resepsi berlangsung.

“Jadi untuk menghindari potensi hambatan tersebut, warga bisa mengambil alternatif lain, dikhawatirkan mereka harus terburu-buru ke lokasi tujuan,” kata dia.

Dalam keterangan yang dikutip, Purwanto mengatakan resepsi pernikahan anaknya itu akan mengundang sekitar 6.000 orang. Tamu undangan merupakan warga sekitar, kader Partai Gerindra, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama.

Nantinya, jam kedatangan tamu juga akan diatur agar tidak terjadi penumpukan.

“Kita sih siapkan undangan warga, kader, RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, 6000 ya, tapi ga tau mungkin plus minus yang hadir,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *