Gudang Kimia di Buku Kawasan Industri De Prima Terra  Dilahap si Jago Merah, Pihak PT. GO dan AIM TOP Memilih Bungkam

katafakta.com Sebarkan Fakta Cerdaskan bangsa 26/09/2022 26 September 2022 https://katafakta.com

KAB. BANDUNG, KATAFAKTA.COM – Kebakaran dikawasan Industri De Prima Terra, Blok F No 6 dan 7, Tegalluar Bojongsoang yang terjadi Kamis pagi sekitar pukul 03:00 WIB, sebabkan 2 gudang (PT GO dan Aim Top) penyimpanan ludes dilalap si jago merah. Kebakaran dipicu karena banyak bahan baku kertas dan zat kimia yang meledak.

Menurut keterangan warga kawasan, kebakaran sekitar jam 2 pagian, kebakaran hebat juga terdengar suara ledakan dari gudang penyimpanan dan api membesar karena banyak bahan baku kertas atau buku di gudang tersebut. Bahkan warga juga sempat kontak Petugas Pemadam Kebakan (Damkar) dan petugas Damkar datang ke lokasi sekitar pukul 03.00 pagi.

“Tampak di lokasi kebakaran luluh lantah akibat kebakaran tersebut, bahkan atap bajanya tampak runtuh. Beruntung tidak ada korban jiwa, karena saat kejadian gudang tidak beroperasi. Karyawan tidak ada di tempat,” ujar warga tersebut, Jum’at (20/5/2022).

Iwan salah satu pemilik pabrik atau gudang AIM TOP menghindar saat dikonfirmasi, dirinya mengatakan, ini masih dalam penyidikan dan pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dari Polresta Bandung.

“Tanya saja orang saya,” ucapnya singkat sambil jalan terburu-buru.

Namun orang pak Iwan yang di anggap legalnya mengatakan yang sama, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan, karena bukan saatnya berikan keterangan.

“Saya juga ormas dan dari anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) juga banyak media,” katanya sambil berlalu terburu-buru.

Hal yang sama juga di katakan Alex Wong Fax selaku owner pengelola kawasan Industri De Prima Terra, dirinya seolah-olah ciut menghadapi pertanyaan wartawan. Bahkan tampak tidak tenang saat di temui untuk di konfirmasi terkait kejadian tersebut.

Sementara, salah seorang petugas (Damkar) Soreang, Iwan menyampaikan, untuk saat ini cukup pemadamannya karena asap yang timbul dari sisa bara kertas yang menumpuk di bawah, sehingga pihaknya kesulitan untuk melakukan pemadaman secara maksimal, namun masih katagori amanlah.

“Namun, bila dibutuhkan bisa di panggil kembali, kita stanby. Kita tunggu saja kabar dari sini, biarkan mereka yang keruk sisa kertasnya yang menjadi bara. Kita juga anggota ada korban yang saat ini masih dalam perawatan akibat menghisap asap dan zat kimia saat terjadi kebakaran berlanjut,” jelasnya.

Pantauan media di lokasi, tampak anggota Polresta Bandung untuk memonitor kejadian tersebut.

“Gudang juga sudah ada garis polisi. Patut diduga kebakaran terjadi akibat kelalaian perizinan kawasan industri, tentang amdal, K3, dan kelayakan gedung tersebut. Ditambah lagi dengan adanya penumpukan bahan zat kimia cair yang di miliki gudang, sementara izin kawasan tersebut limbah kering,” ungkapnya. (Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.