Wamen ATR/Waka BPN Tegaskan Komitmen Presiden Prabowo Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Lewat Kepastian Hukum Tanah

  • Bagikan
Oplus_131072

Jakarta, KATAFAKTA.COM – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pemberian kepastian hukum atas tanah.

Menurutnya, pengelolaan tanah di Indonesia harus berjalan tepat sasaran dengan pelayanan yang merata dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Ini adalah bukti bahwa negara hadir untuk memberikan kepastian hukum atas tanah rakyat. Tanah bukan hanya soal aset, tetapi juga sumber kehidupan dan kesejahteraan,” ujar Wamen Ossy di Jakarta, Rabu (13/8/2025).

Berdasarkan data hingga Juli 2025, pendaftaran tanah di Indonesia telah mencapai 122,7 juta bidang dari target nasional sebesar 126 juta bidang.

“Pencapaian ini menjadi fondasi penting dalam mendukung iklim investasi, pembangunan berkelanjutan, dan pemerataan ekonomi antarwilayah,” tegasnya.

Kementerian ATR/BPN juga terus menggencarkan program sertipikasi tanah wakaf di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, sebanyak 272.237 bidang tanah wakaf telah berhasil disertipikasi untuk mendukung berbagai kepentingan masyarakat, seperti pembangunan rumah ibadah, lembaga pendidikan, ruang terbuka hijau, hingga taman kota.

“Ini merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam menjamin kekuatan hukum rumah ibadah serta membangun lingkungan masyarakat yang inklusif,” jelasnya.

Komitmen ini selaras dengan sejumlah program prioritas pemerintah di sektor lain, di antaranya: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau 7 juta anak sekolah; Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang melayani 7 juta orang sejak Februari 2025 dan membuka lebih dari 100 ribu lapangan kerja; Program Pembangunan dan Renovasi 3 Juta Rumah yang sejak awal 2025 telah menyelesaikan 139 ribu unit; Program Sekolah Rakyat yang membangun 100 titik sekolah; serta Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah membentuk lebih dari 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia.

“Seluruh capaian ini tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal dan mendukung program strategis pemerintah. Sinergi antara negara dan rakyat menjadi energi besar untuk mendorong kemajuan bangsa,” pungkas Wamen Ossy.(**/net)

 

 

  • Bagikan