KPK Gunakan Praduga Tidak bersalah Terhadap Pemeriksaan Lukas Enembe

  • Bagikan
KPK, Tangkap, Gubernur Papua, Lukas Enembe, Dugaan Suap, Gratifikasi

JAKARTA, KATAFAKTA.COM – Setelah beberapa kali mangkir dari pemanggilan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akhirnya Gubernur Papua Lukas Enembe yang kini menjadi kader Partai Demokrat, ditangkap KPK disebuah restoran di Abepura, Papua dan diterbangkan ke Jakarta pada Selasa, (10/01/2023) untuk menjalani pemeriksaan atas dugaan menerima suap Rp 1 milliar dan menerima gratifikasi Rp 10 milliar, sementara sampai saat ini KPK belum mengungkap siapa pemberi suap.

Seperti diketahui, KPK menahan Lukas Enembe per tanggal 11 Januari hingga 30 Januari di Rutan KPK, namun ditangguhkan karena alasan sakit, baru pada Kamis (12/01/2023) KPK resmi meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan dengan melakukan penahanan badan selama 20 hari pertama.

Terlepas dari proses hukum yang sedang berjalan, Panglima Hukum Dr Togar Situmorang, S.H., M.H., MAP., C.Med., CLA menilai KPK harus bisa membuktikan dipengadilan terhadap tuduhan kepada Gubernur Papua Lukas Enembe terkait suap dan gratifikasi kalau tidak terbukti harus segera dibebaskan/dipulihkan nama baiknya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *