banner 728x250

Ketua KPU Jakbar: Tidak Ada Pemotongan Upah Pantarlih, Hanya Terlambat

  • Bagikan
banner 468x60
banner 468x60

JAKARTA, KATAFAKTA.COM – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Barat, Cucum Sumardi angkat bicara terkait dugaan adanya pemotongan upah Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) di wilayahnya.

Dugaan adanya pemotongan upah Pantarlih oleh sejumlah oknum awalnya disampaikan Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah di akun Twitternya, Jum’at (7/4/2023).

banner 336x280

Menurut laporan yang diterima Ima, pemotongan upah Pantarlih terjadi di kelurahan Jelambar, Tomang, Sukabumi Utara dan Tangki, Jakarta Barat.

Terkait hal tersebut, Cucum mengatakan pihaknya telah mengecek soal dugaan potongan upah tersebut.

Dia mengklaim tak ada pemotongan upah terhadap para Pantarlih di empat kelurahan di Jakarta Barat tersebut.

“Kami membantah atas beredarnya berita bahwa telah terjadi pemotongan honor pantarlih di 4 kelurahan Jakarta Barat dan kami sudah melakukan investigasi ke empat kelurahan tersebut,” kata Cucum saat dikonfirmasi, Minggu (9/4/2023).

Cucum menjelaskan bahwa di Jakarta Barat, pembayaran honor Pantarlih terbagi menjadi dua cara.

Cara pertama sebanyak 5.501 orang dibayarkan langsung melalui rekening Pantarlih dan 1.667 orang dibayarkan melalui rekening dana pemilu sekretariatan PPS.

“Mungkin di cara yang kedua, karena ada keterlambatan proses pembuatan buku tabungan dan ATM oleh pihak BRI sehingga diambil langkah melalui rekening dana pemilu,” ujar Cucum.

Disampaikan Cucu, untuk para Pantarlih yang menerima honor pertama melalui transfer langsung ke rekening pribadinya dilakukan pada 2 April 2023 sebesar Rp 1 juta.

“Sedangkan yang lewat rekening dana pemilu baru bisa dikirim tanggal 4 April 2023 dan langsung didistribusikan oleh PPS ke petugas Pantarlih dengan bukti tanda terima yang ditanda tangani oleh Pantarlih dan dokumentasi dilakukan oleh PPS,” jelas Cucum.

Sedangkan untuk pembayaran honor kedua kata Cucum, dilakukan pada 6 April 2023 yang mana juga didistribusikan dengan 2 jalur seperti pada pencairan pertama.

“Bagi yang ditransfer ke rekening pribadi Pantarlih bisa dicairkan hari itu juga,” imbuhnya.

Sementara yang melalui rekening dana pemilu ada beberapa kelurahan yang belum bisa mencairkan ke BRI.

Diantaranya ada yang karena BRI kekurangan uang cash, seperti kelurahan Kalideres serta ada juga karena kesibukan sekretariat PPS sehingga belum bisa mencairkan dana tersebut.

“Sedangkan tanggal 7 – 9 April 2023 itu libur panjang sehingga pencairan tahap kedua dan pendistribusiannya baru bisa dilakukan hari Senin tanggal 10 April 2023, sehingga mereka menganggap hanya menerima honor tahap pertama saja,” papar Cucum.

Untuk diketahui, Pantarlih bekerja selama 2 bulan sejak 12 Februari 2023 sampai 14 Maret 2023.

Mereka bertugas mencoklit dan 14 Maret hingga tahapan masukan dan tanggapan masyarakat terhadap Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada 12 April 2023.

“Mereka dijanjikan mendapat gaji Rp 2 juta atas tugasnya tersebut,” terangnya.

banner 336x280
banner 325x300
Penulis: Is IdrisEditor: Redaksi
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *