Dandim 0618 Kota Bandung Memimpin Latihan Kesiapsiagaan Pemilu: Mengantisipasi Potensi Gangguan Selama Penyelenggaraan

  • Bagikan
Donny I Bainuri, Latihan Kesiapsiagaan Pemilu, Gangguan Pemilu, Antisipasi Situasi Tidak Terkendali, Penyelenggaraan Pemilu 2024

BANDUNG, KATAFAKTA.COM — Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, dan aparat pemerintahan daerah, termasuk Satpol PP, Satuan Balakdam III Siliwangi, serta unsur kewilayahan dari teritorial, turun ke Jalan Laswi Kota Bandung pada tanggal 26 Oktober 2023. Mereka dilengkapi dengan peralatan lengkap untuk menghalau massa yang mulai tidak terkendali.

Ternyata, kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan menjelang Pemilu Serentak 2024. Satuan Komando Wilayah Kodim 0618/Kota Bandung bekerja sama dengan KPU Provinsi Jawa Barat, Polri, Pol PP, serta satuan jajaran di wilayah Kodam III Siliwangi melaksanakan latihan kesiapsiagaan operasional untuk mengantisipasi situasi menjelang Pemilu.

Dandim 0618 Kota Bandung, Kolonel Infanteri Donny I Bainuri S. Hub. Int. M.A.S.S., selaku Dansatgas, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan dan menguji kesiapsiagaan operasional seluruh satuan jajaran Kodam III Siliwangi, terutama di wilayah Kota Bandung, dalam menghadapi kemungkinan gangguan selama penyelenggaraan Pemilu 2024.

“Unsur yang terlibat melibatkan TNI, Polri, aparat pemerintahan daerah seperti Satpol PP, satuan kewilayahan setempat seperti Satuan Balakdam III Siliwangi, dan unsur kewilayahan dari teritorial,” kata Donny.

Dia menambahkan, “Latihan ini dilakukan untuk menguji dan melatih kesiapan satuan jajaran Kodam III Siliwangi dalam mengatasi situasi di luar kendali yang mungkin terjadi selama Pemilu. Kita mempertimbangkan dinamika yang bisa terjadi, seperti adanya kelompok pendukung yang menolak hasil Pemilu sementara ada kelompok lain yang menerimanya. Dengan latihan ini, kami berharap dapat mengantisipasi situasi tersebut.”

Donny juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk menguji kesiapan, tetapi juga sebagai upaya untuk mendidik masyarakat dan menunjukkan bahwa TNI dan Polri siap mengamankan jalannya pesta demokrasi rakyat, yaitu Pemilu. Sebanyak 850 personel siap dikerahkan, dilengkapi dengan alat Rantis seperti Anoa, serta ambulans dari Kodam III Siliwangi.

  • Bagikan