Sangat Miris dan Prihatin, Masih Banyak Pihak Pabrik Yang Buang Limbah Cair ke Citarum

  • Bagikan

KAB. BANDUNG, KATAFAKTA.COM – Satgas Citarum Subsektor 04 Sektor 21 dan Badega LH Soreang akhirnya melakukan penindakan terhadap pabrik textile PT Sumber Sandang yang berlokasi di Jl. Raya Dayeuhkolot-M Toha No.46, Pasawahan, Kec. Dayeuhkolot pada Rabu (29/3/2023).

Dansub 04 Pelda Dadang bersama jajaran melakukan pengecoran untuk menutup saluran limbah cair yang diduga kerap kali keluar ke parit yang mengalir ke sungai. Namun saat penutupan ada kendala, karena air mengalir deras keluar sehingga semen tergerus air.

Badega LH Soreang sempat bersitegang, namun suasana bisa kondusif karena pihak satgas Citarum berupaya untuk pengecoran untuk menutup saluran bisa cepat, ternyata berlangsung lama dan sempat kehabisan semen.

Menindaklanjuti permasalahan isu limbah cair PT Sumber Sandang, pihak pabrik yang berkompeten harus meghadap Dansektor 21 untuk penjelasan agar terang benderang, namun pihak pabrik inisial ‘E’ menolak untuk menerima undangan ke posko sektor 21.

Mendengar penjelasan Dansub Dadang bahwa dari pihak pabrik diminta/harus hadir ke posko utama karena Dansektor meminta hadir ke sana, namun ditolak.

Namun pihak pabrik tidak bersedia, dengan jawaban lebih baik Dansektor yang ke pabrik.

“Dansektor saja yang ke sini, karena TKP nya ada disini, saya tidak mau,” tandas pihak pabrik.

Sementara itu, awak media menunggu untuk meminta penjelasan pihak PT Sumber Sandang atau PT Kanti Sehati Sukses selaku penanggung jawab operasional pabrik Sumber Sandang yang menjadi polemik dugaan limbah cair yang kerap di buang.

Namun sangat disayangkan, penanggung jawab dari pihak pabrik tidak satupun keluar untuk menjelaskan, meski Pelda Dadang (Dansub) selaku satgas Citarum pun tak mampu membuat pihak pabrik keluar agar ada penjelasan berimbang.

Rana Badega mengatakan, dirinya sangat prihatin dan miris melihat industri yang diduga masih membuang limbah sembarangan.

“Sebenarnya ini temuan bukan yang pertama kali sudah beberapa kali kami temukan dan telah di berikan sanksi oleh DLH Kab Bandung untuk segera di lakukan penutupan, dan Alhamdulillah berkat tindakan tegas dari satgas Citarum pengecoran bisa di laksanakan,” ucapnya.

Dirinya berharap, perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut atas temuan tersebut, termasuk kepada dinas terkait. Dirinya mendukung penuh adanya tindakan tegas berupa sanksi administratif dan lain-lain.

Pantauan dilokasi, ada yang menarik dari pengecoran saluran limbah yang ditutup satgas Citarum. Tampak dicoran tersebut seperti selang kecil yang diduga sengaja dipasang. (Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *