Woww..!! Ini Sosok Seorang Kades Purwosari yang Sederhana

  • Bagikan

BANYUASIN, KATAFAKTA.COM – Warga di Desa Purwosari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin. Patut bangga punya pemimpin muda dan tampan di desanya itu.

Namanya Suprianto yang akrab disapa Mas Supri. Yang kini menjabat sebagai kepala desa di sana.

Dia dipilih kemudian dilantik pada tahun 2005 lalu yang saat itu Mas Supri masih berusia 22 tahun. Dan tidak ada kandidat lawan karena pada waktu itu masih dalam proses pemekaran dari Desa Telang Sari menjadi Desa Purwosari.

Namun berkat kegigihan Mas Supri, dibantu dengan relawan dan doa orang tua. Akhirnya sampai saat ini masih menduduki sebagai Kepala Desa Purwosari, yang sudah menjalani 2 periode masa jabatannya.

“Mungkin dengan keinginan untuk membangun Desa Purwosari, membuat warga di sini mengamanahkan kami untuk memimpin Desa Purwosari. Jadi murni dipilih warga melalui pemilihan dan disaksikan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta panitia pemilihan,” ujar Mas Supri, saat diwawancarai di NewTown Kopi Tiam, Palembang, Jumat (3/8/2021).

Kini pria bersuara lantang ini telah menginjak usia 36 tahun, telah mempunyai satu istri dan tiga orang anak.

“Alhamdulillah, kita sudah ada beberapa program yang telah dia jalankan dan telah dirasakan oleh masyarakat Desa Purwosari. Diantaranya Jalan penghubung desa, Jalan poros desa, Jembatan, Kantor Desa, Listrik, Gedung Centra Industri, Prasarana Air Bersih, Saluran Irigasi, Paud, TPA, dan Puskesdes,” ucap Pria Kelahiran 1983 ini.

Sebelum menjadi kepala desa, Mas Supri juga pernah aktif mengajar di salah satu Sekolah Dasar (SD) selama dua tahun. Disaat dirinya masih duduk di bangku kelas XI di SMA Al-Ikhsan, Desa Mulya Sari, Kabupaten Banyuasin.

“Sudah lima belas tahun saya jadi menjabat sebagai kades di Desa Purwosari. Tentu selama ini ada yang pro dan kontra. Tapi memang awalnya ada dorongan warga untuk maju di Pilkades,” ungkapnya.

Saat mulai berkampanye, Mas Supri mengaku tak punya biaya sepeser pun untuk perkenalan diri ke warganya.

Apalagi Mas Supri saat itu masih belum memiliki pekerjaan tetap, dan kadang ikut orang tua bertani serta mengajar SD, dengan honornya Rp 150.000 perbulannya.

“Saya tidak punya tabungan satu rupiah pun untuk maju di Pilkades tahun 2005. Jadi anggaran untuk kampanye berasal dari bantuan teman saya dan dukungan warga setempat,” kata Mas Supri.

Mas Supri menambahkan, bahwa dirinya ingin melanjutkan program yang belum sempat terealisasi dan banyak hal belum tuntas di Desa Purwosari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin.

“Menjelang memasuki masa 3 periode ini. Insyaallah, saya ingin meningkatkan pelayanan dan perekonomian masyarakat Desa Purwosari. Mudah-mudahan kami meminta doanya kepada seluruh masyarakat di Desa Purwosari, untuk pemilihan selanjutnya di tanggal 17 November 2021, bisa berjalan dengan aman, tentram serta kondusif,” pungkasnya.

  • Bagikan