Pertanyakan Perkembangan, Corporation Anti Corruption Agency Sambangi Kejati Sumsel 

PALEMBANG, KATAFAKTA.COM – Puluhan massa yang tergabung dari Corporation Anti Corruption Agency (Caca) Sumatera Selatan menggelar aksi unjuk rasa (unras) di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Rabu (23/6/2021).

Kedatangan massa aksi tersebut, memprotes dan mendesak Kejati Sumsel untuk mengusut tuntas dugaan korupsi aliran dana Asuransi Program santunan kematian Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2016.

Koordinator Aksi, Reza Mao mengatakan, pembangunan sebagai hasil dari rangkaian kegiatan dan program yang dibuat oleh pemerintah yang diperuntukan bagi masyarakat untuk menunjang pencapaian dalam meningkatkan kesejahteraan sosial.

“Sehingga tujuan utama dari pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah adalah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Supaya pembangunan dan mencapai hasil yang diinginkan, maka diperlukan dukungan, perhatian dan partisipasi masyarakat dalam segala hal,” ujar Reza mao dalam orasinya di Kejati Sumsel.

Reza Mao mengatakan, pihaknya kembali mendatangi Kejati Sumsel, untuk mempertanyakan telah sampai dimana proses pengusutan dugaan indikasi korupsi Aliran Dana Asuransi Program Santunan Kematian Kabupaten Musi Banyuasin tahun anggaran 2016.

“Kami menduga mengalir ke beberapa Pejabat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba). Diketahui Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh PT. Hanwa Life Insurence dengan nomor 191/Kontrak/PPK/KESRA /SETDA/2016,” ucapnya.

Menurutnya, pihaknya mendukung pihak Kejati Sumsel dalam melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), di bumi Sriwijaya.

Kasi C Ekonomi dan Keuangan Kejati Sumsel, Chandra Kirana SH MH, saat diwawancarai sejumlah awak media, Rabu (23/6/2021).

Sementara itu, Kasi C Ekonomi dan Keuangan Kejati Sumsel, Chandra Kirana SH MH mengatakan, pihaknya mengucapkan berterima kasih kepada teman-teman Caca Sumsel, yang telah menyampaikan aspirasinya.

“Laporan yang di sampaikan baru kami terima hari ini, jadi kami akan kroscek dahulu ke Kejari Muba dan yakinlah kasus tersebut akan kami proses. Terkait dengan kasus korupsi Asuransi ini akan kami kroscek serta akan di tindak lanjuti,” katanya.(*).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *