Semoga Program Citarum Harum Berjalan Terus, Walau Berganti Pimpinan

Semoga Program Citarum Harum Berjalan Terus, Walau Berganti Pimpinan
55 / 100

KAB. BANDUNG, KATAFAKTA.COM — Sektor 6 yang cukup legendaris dalam mensukseskan program Citarum Harum sejak 2018, dan mampu membalikan paradigma dunia dari citra buruk sebagai sungai terkotor sedunia, menjadi sungai percontohan solusi menangani sungai Citarum.

Dalam perannya, Satgas Citarum sektor 6 sebagai barometer dalam program “bebenah” sungai di Jawa Barat dan mendapatkan pengakuan dunia. Bahkan program Citarum saat itu tidak punya anggaran secara pasti, namun tahap itu bisa di lalui dengan mulus untuk merubah paradigma buruk dunia.

Saat ini program Citarum sudah masuk tahap 5 tahun, tentunya banyak penerus dan pengganti untuk melanjutkan program Citarum. Pergantian pucuk pimpinan tentu juga ada pengaruh, dan itu lumrah di anggap biasa, karena biasanya beda pimpinan pasti beda cara. Tapi berharap, semoga program Citarum Harum tetap berjalan.

Seperti halnya sektor 6, predikat sebagai barometer sedikit-sedikit mulai terkikis, pasalnya banyak sekali perubahan situasi dan penanganannya, tentu banyak dilihat dan dinilai dari situasi yang tampak di lapangan.

Bagaimana mungkin, Satgas Citarum sektor 6 mempunyai sosok anggota yang tak memahami arti Pentahelix dalam mensukseskan program Citarum Harum. Sementara jelas Pentahelix selalu digaungkan oleh Dansatgas dan Wadansatgas Citarum.

Ketika di konfirmasi langsung di posko utama Sektor 6 Perumahan Stela Baleendah, Dansektor Kol Kav Budiman Ciptadi menyampaikan, sebenarnya bukan tidak tahu Pentahelix, hanya saja mungkin beda cara, apa lagi kan banyak anggota satgas lama di sini.

“Untuk pengerukan sedimentasi juga kita pasti melihat seberapa urgently, bukan berarti harus dipilih dulu mana yang harus dikeruk. Kita juga harus menjaga jangan sampai ada erosi atau longsong pada saat pekerjaan, pastinya kita awasi dan di monitor, “jelasnya, Selasa (01/11/2022).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *