Dosen Universitas Jakarta Raih Prestasi Membanggakan, Berhasil Menembus Jurnal Internasional Scopus Quartel 3

JAKARTA, KATAFAKTA.COM – Bagi Yapiter Marpi seorang dosen harus mengimplementasikan peran dan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagaimana tersirat dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dan secara tegas tertuang dalam ketentuan Pasal 1, Pasal 10, dan Pasal 11 UU No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Selain mengajar di kampus dan mengabdi kepada masyarakat, seorang dosen juga harus aktif mengikuti rangkaian kegiatan orasi ilmiah, seperti menulis artikel ilmiah, menulis jurnal, yang dipublikasikan secara nasional dan internasional.

Dan itu tercermin pada sosok dosen muda Dr (cand). Ir. Yapiter Marpi, S.Kom., SH., MH., CMLC., C.Med, yang berhasil mempublikasi beberapa karya jurnal nasional yang ditandai dengan kategori google schoolar (ID : RW8vReEAA ) SINTA (ID : 6750460 ) Scopus (ID 57221642905) WoS Researcher (ID  AAD-7298-2021 ) ORCID ID (0000-0002-3739-8249 ) .
Prestasi membanggakan juga diraih Dosen Fakultas Hukum Universitas Jakarta itu.

Yapiter berhasil menembus Jurnal Internasional Scopus Quartel 3. Dan itu membuat harum nama Universitas Jakarta di mata dunia.

Tak hanya itu, disela waktu luangnya,  Yapiter juga membuat karya buku ber-ISBN, di antaranya, buku berjudul ‘Perlindungan Hukum Konsumen dalam Kontrak Digital Berbasis e-Commerce’ dan buku berjudul  ‘Ilmu Hukum Suatu Pengantar’.

Karya-karya dosen muda ini ternyata sangat bermanfaat bagi rekan sejawat dan masyarakat. Betapa tidak, karya-karya Yapiter menjadi referensi bagi rekan sejawat dan penulis.

Yapiter mengakui, kunci kesuksesannya karena tawakal kepada Sang Pencipta, serta ketabahan dan kegigihan dalam mengarungi kehidupan. Meski sudah sukses, Yapiter mengaku masih terus belajar.

“Menjadi suatu keharusan dalam menimba ilmu demi meningkatkan kompetensi,” ujar Yapiter Marpi kepada KATAFAKTA.COM di Jakarta, Kamis (22/12/2022).

Dia kini tengah menempuh pendidikan S3 Doktor Ilmu Hukum di Universitas Sebelas Maret Solo.

Yapiter pun kini aktif dalam berbagai kegiatan seperti diklat atau pelatihan non akademik bidang pendidikan dan konsultan hukum pertanahan konstruksi dan properti pada lembaga resmi PKHPKP (Perkumpulan Konsultan Hukum Pertanahan Konstruksi Properti).

Selain itu, Yapiter juga mengikuti kompetensi PEKERTI di Universitas Pendidikan Indonesia, mengikuti Pelatihan Bidang Mediator di Lembaga Pelatihan Mediator Universitas Tarumanagara.

Yapiter juga kerap berbagi ilmu kepada rekan-rekannya. Dia sering memotivasi rekan-rekannya di Universitas Jakarta untuk terus berkreativitas dan berinovasi.

“Biar lidah terasa pahit, biar tulang berasa remuk, biar kepala berasa buyar/pening yang penting tetap memberikan dan menyalurkan keilmuan kepada mahasiswa untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Maka itu, tidak akan merasa pahit, merasa remuk, merasa buyar/pening setelah berhasil memberikan apa yang terbaik untuk Universitas Jakarta juga menjadi kebanggaan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandasnya.(IDR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *